Sabtu, 15 November 2008

Gawat! Update AVG Bikin File System Windows Terhapus




Dikutip dari : http://www.beritanet.com/Technology/Security/Update-AVG-Menghapus-File-System-Windows.html

Jika Anda menggunakan program antivirus dalam PC atau laptop Anda, maka mungkin sebaiknya Anda harus berhati-hati pabila file Anda yang terhapus secara sengaja, dan tanpa Anda ketahui. Sebuah update untuk software antivirus AVG 8 untuk system operasi Windows 2000, XP dan Vista yang telah dirilis Sabtu lalu telah memberikan adanya kesalahan peringatan dari antivirus tersebut bahwa file system dalam Windows, user32.dll, adalah sebuah Trojan horse. Masalah kesalahan warning AVG ini juga berpengaruh kepada antivirus yang sama versi Belanda, Perancis, Italia, Portugis, dan Spanyol.

Sementara itu, AVG Technologies dengan cepat segera mengoreksi masalah kesalahan tersebut baik untuk AVG versi free atau paid version. Jika user melakukan interaksi atas warning dari update AVG 8 tersebut, maka file user32.dll akan terhapus, dan seketika meninggalkan system Windows XP dengan rebooting atau tidak bisa reboot kembali.

Perusahaan AVG yang bermarkas di Praha telah memposting detail dari permasalahan tersebut dan memberikan metode untuk memperbaikinya di website AVG. Perbaikan yang dilakukan yakni men-disable layanan AVG dan meng-copy file user32.dll dari CD instalasi Windows, namun hanya jika PC tidak di-reboot kembali. Namun, untuk perbaikan AVG tersebut sepertinya belum jelas efeknya di system Windows Vista.

Representative dari AVG mengatakan bahwa, AVG telah aktif bekerja untuk melakuakn remedy terhadap masalah tersebut untuk user dan memberikan update terbaru untuk versi commercial dan free dari AVG 7.5 dan AVG 8.0 untu berbagai bahasa. Untuk user yang menginstal update AVG 8.0 tersebut akan menerima adanya peringatan bahwa file system Windows user32.dll versi product 5.1.2600.3099 telah terinfeksi oleh Trojan dan dianjurkan untuk dihapus dalam pengoperasian Windows XP. (h_n)

Three Girls






By : Fahmi Ramadhan

Once upon a time, in the big city lived 3 girls. The first was from University of Indonesia, the second was from UGM, and the last is from ITB. They are all smart and brilliant. Unfortunately, they were also can’t refused to try drugs, such as ganja, morphine, and many more.
One night, the police in that city arrested them when they used the drugs in their car. Then the police brought them to the office.
At the office, the police investigated them.
“Why you all used the drugs.”
“Because drugs help us a lot”
“Yes, we seem flew when we used it, also we can forget our entire problem.”
“How long did you use it?”
“We used it first, maybe one year ago.”
“One year was the long time for you to try it, the lawyer must gave a punishment for you or even the death sentence.”
“Oh please, don’t do it. We promise to quit from drugs.”
But the police didn’t care what they said. And.... at the following day, they must say goodbye to the world because they would death to ransom all of they done.
When the first women sat on the “death chair” the lawyer asked for the last sentence to say by the girl before her death.
“I’m from UI in religion program. I’m sure to the power of the God. In the name of the God I can’t killed in this chair just because I did a little mistake.”
When she finished what she said. The executor push the button to activated the effect of that chair. But.....after he pushed it, it didn’t work. He pushed and pushed again but it still didn’t work.
“Maybe you were right girl. Now you could leave the chair”. The lawyer said.
“Ok, now it’s your turn the second girl.”
Before the executor pushed the button to kill her, she said the last sentence.
“I’m from UGM in law program, I just wanted to say that I’m really sure for the decision did the lawyer made to distinguish which was right and which was wrong.
After she finished what she said. The executor pushed the button to kill her. But it didn’t work again as what he wanted.
The lawyer thought it again and then he gave a chanced to the girl to change her self.
And now, it’s the time to the last girl. She sat on the chair, but she seemed smiley.
“Why you were smiled, now it’s your turn to said goodbye to the world. You couldn’t breathe any more, you also couldn’t meet your friend and boyfriend. And what would you said before you dead?”
“I’m from ITB University in electricity program. I knew how stuff works. And I just wanted to said that no one can’t dead if the wire was unplugged.”
The lawyer, police, and the executor seemed very shy of what they done. Finally, the lawyer changed his decision, he though that all the girl were smart and brilliant. He gave a chance to them to quit from the drug and continued their study to reach the bright future. The bright future without the drugs. And the girls did it.

Praktikum Internet







Setiap hari kamis tepatnya pukul 14.00-17.00 saya melaksanakan Praktikum Internet di Prolab. Praktikum Internet ini merupakan suatu mata kuliah jurusan S1. Teknik Informatika. Praktikum yang membahas mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan Internet ini cukup mengasyikkan dan berguna tentunya. Di Praktikum ini saya dikenalkan lebih dekat dengan Internet, dari mulai pengertian, cara mengakses, sampai membuat web.

Seperti sekarang ini saya sedang dikenalkan lebih dekat dengan blog, cara membuat blog dan memanage blog sehingga sekarang saya sudah lebih akrab dengan istilah-istilah blog seperti posting, templates design, dashboard/control panel, dsb. Saya juga kini bias tahu bagaimana sebaiknya sebuah blog itu dibuat, meskipun sejak SMA saya sudah mempunyai beberapa blog bahkan website namun saya tidak bisa memanage blog-blog tersebut dengan baik, postingan-postingan sangat sedikit karena bingung dalam menentukan kategori/tema blog yang dibuat.

Kini saya sudah lebih baik dalam berteman dengan Internet berkat Praktikum Internet ini. Terima kasih.

Jumat, 14 November 2008

Melacak Penyebaran Flu Burung Pakai Google Flu Trends







Dikutip dari : http://www.beritanet.com/Technology/Berita-IT/Tracking-Bird-Cold-Google-Flu-Trends.html

Google, Selasa lalu telah merilis sebuah situs baru yang dapat melacak progress dari adanya penyakit flu. Dengan menggunakan technology keyword pelacakan yang sama, yang digunakan di Google Trends, maka dapat mempermudah user untuk melakukan pencarian query yang mengandung kata ‘flu’ dan melacak kata tersebut diurutkan berdasarkan tanggal dan lokasi penderita.

Hal yang membuat technology pelacak flu memiliki daya tarik adalah data yang ada di query Google Flu Trends diset kembali ke tahun 2003, dan telah mengalami cross referensi data dengan data survey dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) beberapa tahun lalu. Google menyatakan bahwa khusus technology tracking flu ini memiliki system tersendiri yang berbasis di sebuah database constant, yang ditujukan untuk menyediakan hasil satu hingga dua minggu lebih cepat dibandingkan CDC.

Technique Google Flu Trends yang sama dapat digunakan dalam kerja sama dengan organisasi lain untuk melacak virus menular atau ancaman virus selain flu, termasuk AIDS, flu burung, dan honey bee Africa. Satu kelemahan yang ada di system Google Flu Trends adalah bahwa system pencarian yang ada tidak melacak traffic flu di seluruh dunia. Terdapat beberapa data yang ditemukan dari data tahun lalu, yang kemungkinan dulunya berada di tumpukan paling atas. Namun, seiring berjalannya waktu, mungkin data flu yang baru telah hadir sehingga data yang lama mungkin akan hilang. Berdasarkan chart Google, Google meluncurkan tools ini untuk membantu user menghadapi season yang berat, yang akan berjalan hingga January mendatang. (h_n)






Dikutip dari : http://www.beritanet.com/Hardware/Software/Virtual-Desktop-Windows-Linux-Mac-OS-X.html

Parallel telah merilis technology virtualisasi desktop versi terbaru untuk Mac, yang siap untuk digunakan lebih dari 1.5 juta user untuk menjalankan Windows, Linux dan system operasi lainnya di dalam system Mac OS X. Technology tersebut dinamakan Parallel Desktop 4.0 for Mac, sebuah platform baru yang didesain untuk perform task computing dengan kecepatan 50% lebih cepat dibandingkan versi sebelumnya.

Menurut Michael Rose, analis dari IDC, technology virtualisasi desktop dari Parallel ini merupakan adopsi untuk desktop dan laptop dengan system Mac, yang diperkirakan pengguna Mac telah meningkat 46.6 persen selama kuarter pertama tahun ini. “Pertumbuhan ini termasuk ke performance dan kemudahan penggunaannya. Software virtualisasi desktop ini memberikan kemudahan bagi pengguna Windows untuk mengadpsi computer Mac. Software virtualisasi di hardware Macintosh dapat memberikan banyak kemampuan Parallel desktop 4.0.” kata Rose.

Fitur platform virtualisasi baru ini memiliki redesign user interface yang menyediakan akses cepat ke semua mesin virtual. Parallels Desktop 4.0 untuk Mac juga menambah iterasi baru dengan memperkenalkan support untuk video, seperti DirectX 9, DirectX Pixel Shader 2.0, dan OpenGL 2.0. Desktop 4.0 untuk Mac ini juga memberikan engine virtualisasi yang baru, bernama adaptive hypervisor, yang memakan resource sekitar 15 hingga 30 persen, lebih sedikit dibandingkan versi sebelumnya.

Pengguna laptop juga menemukan bahwa Desktop 4.0 untuk Mac telah support dengan fitur power-saver yang dapat menguragi penggunaan baterai hingga 20 persen. Platform baru ini juga secara khusus didesain untuk mendukung capability processor Intel, dual-core dan quad-core. Desktop 4.0 untuk Mac ini juga terintegrasi dengan satu set kemampuan antivirus, firewall, scanner, recovery, filtering dan identity protection, yang disponsori oleh Kaspersky Internet Security.

Parallels Desktop 4.0 ini telah menarik simpati administrator IT dengan menyediakan Mac OS X Leopard Server and Windows Server operating systems. Platform Parallels Desktop 4.0 untuk Mac juga dilengkapi dengan software development kit dan sebuah program aplikasi interface, seperti VM directory, CLI and Scripting, PXE Boot, VM Templates, dan sebagainya. Harga dari Parallels Desktop 4.0 ini sebesar $79.99, dan dapat didownload di website Parallel untuk free trial test-drive 15 hari. (h_n)

Telkom Ikut Jaga Pulau Terluar Indonesia



Achmad Rouzni Noor II - detikinet





Jakarta - Telkom ikut menjaga kesatuan Indonesia dengan membangun fasilitas telekomunikasi (fastel) Merah Putih di Pulau Berhala, yaitu pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Fastel Merah Putih di Pulau Berhala dioperasikan langsung oleh Danlantamal I Belawan, Laksamana Pertama TNI Arie Sembiring pada puncak peringatan Hari Pahlawan kemarin di Geladak Kapal Perang KRI Teluk Sampit.

EGM Telkom Sumatera Muhammad Awaluddin yang ikut mendampingi Danlantamal I Belawan mengakui pembangunan infrastruktur fastel ini tidak layak secara bisnis.

Namun karena pertimbangan menjaga keutuhan NKRI dan pembangunan daerah terpencil, maka pembangunan infrastruktur tetap dilakukan sebagai bagian dari corporate social responsibility.

"Ini juga sejalan dengan tekad Telkom untuk menjadikan Pulau Sumatera dan sekitarnya sebagai pulau digital," ujarnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (11/11/2008).

Selain Pulau Berhala, Telkom juga akan membangun fastel di Pulau Rondo, yaitu sebuah pulau terluar di sebelah utara Pulau Weh, Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam.

Pembangunan Fastel

Pulau Berhala merupakan sebuah pulau terpencil yang berada pada posisi 3 derajat 46 menit 38 detik (Lintang Utara) dan 99 derajat 30 menit 3 detik (Bujur Timur) di Selat Malaka.

Pulau yang hanya memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 800 meter ini tidak berpenghuni dan hanya dijaga oleh TNI AL.

Meski daerah ini memiliki posisi yang sangat strategis, namun fasilitas pengamanannya terlihat sangat belum memadai. Ketiadaan sarana telekomunikasi menjadikan petugas jaga senantiasa kesulitan berkordinasi dengan satuannya di daerah lain.

"Atas dasar inilah, maka Telkom kemudian memprakarsai dibangunnya Fastel Merah Putih di pulau ini," kata Awaluddin.

Kemudian, langkah pertama yang dilakukan Telkom ialah membentuk Tim Satgas Instalasi Perangkat yang terdiri dari 13 orang karyawan.

Setelah rencana dianggap matang, Telkom kemudian membentuk Team Expedisi Fastel Merah Putih dengan anggota 13 orang untuk melakukan survei dan instalasi penempatan VSAT ke arah Satelit Palapa sekaligus melakukan test call quality perangkat.

Test call dilakukan dengan cara melakukan pembicaraan antara Asops (Asisten Operasi) Lantamal 1 Belawan, Letkol Laut Dri Suadmadji di Pulau Berhala dengan Muhammad Awaluddin di Batam.

Dengan infrastruktur Fastel seperti ini, petugas jaga di Pulau Berhala sudah bisa memanfaatkan 3 layanan sekaligus, yaitu telepon, akses internet broadband 128 Kbps, serta layanan komunikasi faksimili.

Menurut Awaluddin, respon petugas TNI AL juga sangat positif. Sebab, selain merasa dimudahkan untuk melakukan koordinasi dengan kesatuannya, mereka juga tidak merasa jenuh karena bisa berkomunikasi dengan keluarga kapan saja.